Registrasi akun SNPMB 2026 untuk siswa sudah bisa dilakukan per hari ini, Senin, 12 Januari 2026 pukul 15.00 WIB.
Bagi calon mahasiswa yang berencana masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP maupun SNBT, pembuatan akun ini menjadi langkah awal yang wajib diselesaikan.
Batas waktu pendaftaran akun berbeda untuk masing-masing jalur seleksi. Peserta SNBP memiliki waktu hingga 18 Februari 2026, sementara peserta SNBT bisa mendaftar sampai 7 April 2026.
Sementara bagi siswa gap year—tahun ini mereka tidak perlu lagi membuat akun baru jika sudah memiliki akun SNPMB dari tahun sebelumnya.
Proses pembuatan akun hanya memerlukan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional), dan tanggal lahir. Pastikan ketiga data ini sudah tersedia dan valid sebelum memulai registrasi.
Daftar isi
Cara Registrasi Akun SNPMB 2026
Bagi Anda lulusan baru yang ingin mengikuti SNPMB 2026, berikut langkah-langkah lengkap untuk membuat akun SNPMB 2026:
- Akses laman resmi Portal SNPMB melalui alamat https://portal.snpmb.id/.
- Klik tombol “Daftar” yang terletak pada bagian siswa.
- Masukkan data NISN, NPSN, dan tanggal lahir sesuai dokumen resmi.
- Tekan tombol “Selanjutnya” untuk melanjutkan proses.
- Ketik alamat email aktif yang mudah diakses dan buat password yang kuat.
- Klik “Submit” dan tunggu notifikasi aktivasi akun muncul di layar.
- Periksa kotak masuk atau folder spam di email yang didaftarkan.
- Temukan email aktivasi dan klik tautan “Verifikasi Email”.
- Setelah akun berhasil diaktifkan, lakukan login ke Portal SNPMB menggunakan email dan password yang telah dibuat.
Siswa lulusan sekolah luar negeri dari institusi non-Sekolah Rakyat Indonesia dapat menggunakan NPSN khusus yaitu 69999999 saat mendaftar. Simpan bukti registrasi dengan baik karena dokumen ini akan diperlukan dalam tahapan seleksi berikutnya.
Cara Verval NISN
Khusus untuk siswa alumni atau gap year, aktivasi NISN menjadi persyaratan mutlak sebelum membuat akun SNPMB. NISN yang tidak aktif akan menghambat proses pendaftaran. Berikut tahapan verifikasi dan validasi NISN:
- Buka situs https://pd.data.kemdikbud.go.id/verval-lulusan/ melalui browser.
- Lengkapi formulir identitas yang meliputi NISN (jika sudah memiliki), NIK sesuai Dukcapil yang tertera di KTP atau Kartu Keluarga, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, nama ibu kandung, serta alamat email aktif.
- Isi bagian profil lulusan SMA/sederajat dengan informasi tahun ajaran kelulusan, nama sekolah, peminatan, dan unggah file ijazah dalam format JPG, JPEG, atau PNG maksimal 1 MB.
- Isi bagian profil lulusan SMP/sederajat dengan data yang sama seperti profil SMA.
- Tekan tombol “Ajukan” untuk mengirimkan permohonan verval.
- Pantau status pengajuan secara berkala melalui laman https://pd.data.kemdikbud.go.id/vervallulusan/pengajuan/status menggunakan email yang sama.
- Proses verifikasi membutuhkan waktu sekitar 60 menit, namun bisa bervariasi tergantung volume pengajuan.
Status pengajuan akan menampilkan informasi apakah data NISN sudah disetujui atau masih dalam proses peninjauan. Jika mengalami kendala, siswa dapat berkonsultasi dengan operator sekolah atau menghubungi dinas pendidikan setempat.
Cara Mengetahui NPSN Sekolah
Jika siswa tidak mengetahui NPSN sekolahnya, terdapat opsi untuk mengecek melalui sistem resmi Kemendikbudristek.
NPSN merupakan kode identitas unik yang dimiliki setiap satuan pendidikan di Indonesia. Kode delapan digit ini berfungsi sebagai referensi dalam sistem pendataan Kemendikbudristek. Ada dua metode untuk mencari NPSN sekolah:
1. Melalui Data Pokok Kemdikbud:
- Kunjungi alamat https://dapo.kemdikbud.go.id.
- Pilih menu “Data Pokok” kemudian klik “Pencarian”.
- Ketik nama sekolah secara lengkap dan akurat pada kolom kata kunci.
- Klik tombol “Tampilkan” dan tunggu hasil pencarian muncul.
- Sistem akan menampilkan daftar sekolah beserta NPSN, status, dan alamat lengkap.
- Jika tidak ditemukan, coba variasi penulisan nama sekolah (misalnya SMAN menjadi SMA Negeri).
- Catat atau salin NPSN yang sesuai dengan sekolah Anda.
Melalui Referensi Data Kemdikbud:
- Buka laman https://referensi.data.kemdikbud.go.id/.
- Klik ikon menu “Sekolah/NPSN” dengan simbol kaca pembesar.
- Masukkan nama sekolah pada kotak pencarian.
- Tekan tombol “Cari” untuk memulai pencarian.
- Periksa hasil yang muncul dan pastikan kesesuaian dengan nama satuan pendidikan, kecamatan, kabupaten/kota, dan status sekolah.
- Simpan NPSN untuk keperluan registrasi akun.
NPSN dapat tidak aktif jika sekolah ditutup berdasarkan keputusan dinas pendidikan atau tidak melakukan pemutakhiran data di aplikasi Dapodik selama lima semester berturut-turut. Namun NPSN bisa diaktifkan kembali selama sekolah masih memiliki izin penyelenggaraan pendidikan yang sah.
Jadwal Lengkap SNBP dan SNBT 2026
Bagi calon mahasiswa baru, berikut timeline pelaksanaan SNBP dan SNBT yang perlu dicatat agar tidak tanggal-tanggal penting SNPMB tidak terlewatkan:
Jalur SNBP 2026:
- Pengumuman Kuota Sekolah: 29 Desember 2025
- Masa Sanggah Kuota: 29 Desember 2025 – 15 Januari 2026
- Registrasi Akun SNPMB Sekolah: 5 – 26 Januari 2026
- Pengisian PDSS oleh Sekolah: 5 Januari – 2 Februari 2026
- Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari – 18 Februari 2026
- Pendaftaran SNBP: 3 – 18 Februari 2026
- Masa Unduh Kartu Peserta: 3 Februari – 30 April 2026
- Pengumuman Hasil SNBP: 31 Maret 2026
Jalur UTBK-SNBT 2026:
- Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari – 7 April 2026
- Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret – 7 April 2026
- Pembayaran Biaya UTBK: 25 Maret – 8 April 2026
- Pelaksanaan UTBK: 21 – 30 April 2026
- Pengumuman Hasil SNBT: 25 Mei 2026
- Masa Unduh Sertifikat UTBK: 2 Juni – 31 Juli 2026
Persiapkan semua dokumen dan data yang diperlukan sejak dini untuk menghindari kendala teknis di akhir periode pendaftaran.
Pastikan email yang digunakan dapat diakses kapan saja untuk menerima informasi penting terkait seleksi.
Bagi siswa yang mengalami kesulitan, layanan helpdesk SNPMB tersedia di https://halo-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/ atau melalui telepon 0804-1-450-450 pada jam operasional 08.00-18.00 WIB.








