Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan 2026 Online Lewat Aplikasi Mobile JKN

Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan 2026 Online Lewat Aplikasi Mobile JKN
Ilustrasi.

Kartu BPJS Kesehatan kini tidak lagi menjadi dokumen wajib yang harus selalu dibawa ke mana-mana. Pelayanan kesehatan saat ini cukup mengandalkan kartu digital yang tersimpan di ponsel.

BPJS sendiri kini tidak mengeluarkan kartu versi cetak. Meski demikian, tidak sedikit masyarakat yang masih memilih tetap memiliki kartu BPJS Kesehatan dalam bentuk cetak.

Alasannya beragam, mulai dari antisipasi saat ponsel kehabisan daya, kendala jaringan, hingga kebiasaan sebagian fasilitas kesehatan yang masih meminta bukti tertulis.

Kabar baiknya, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak perlu datang ke kantor cabang hanya untuk mencetak kartu. Proses tersebut bisa dilakukan secara mandiri lewat aplikasi resmi Mobile JKN.

Cara ini dinilai lebih praktis karena kartu dikirim dalam format digital ke email dan siap dicetak kapan saja. Bagi peserta yang ingin menyimpan kartu di dompet atau sekadar berjaga-jaga, opsi ini menjadi solusi yang mudah dan efisien.

Cara Daftar dan Login BPJS Kesehatan di Mobile JKN

Sebelum mencetak kartu, pastikan Anda sudah memiliki akun Mobile JKN. Aplikasi ini tersedia gratis dan bisa diunduh melalui Play Store maupun App Store. Berikut langkah-langkah pendaftarannya:

  1. Unduh aplikasi Mobile JKN dari toko aplikasi smartphone Anda
  2. Buka aplikasi dan tekan tombol “Daftar”
  3. Isi nomor induk kependudukan (NIK), nama lengkap, tanggal lahir, serta kode captcha
  4. Tekan “Verifikasi Data” setelah semua informasi terisi lengkap
  5. Masukkan nomor HP aktif untuk menerima kode OTP
  6. Tekan “Kirim Kode Verifikasi” dan tunggu SMS berisi kode masuk
  7. Centang kotak “Saya Setuju” pada halaman syarat penggunaan
  8. Tekan “Selanjutnya” untuk melanjutkan
  9. Masukkan kode OTP yang diterima via SMS
  10. Tekan “Registrasi” untuk menyelesaikan pendaftaran

Setelah registrasi berhasil, Anda akan langsung diarahkan ke halaman utama aplikasi dan bisa mulai mengakses berbagai layanan.

Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan di Mobile JKN

Setelah berhasil masuk ke aplikasi, peserta dapat langsung mengakses kartu digital. Proses pencetakan dilakukan dengan cara mengirim kartu ke email dalam format PDF.

Langkah-langkah mencetak kartu BPJS Kesehatan melalui Mobile JKN sebagai berikut:

  1. Buka aplikasi Mobile JKN dan pastikan sudah login
  2. Pilih menu “Kartu” yang berada di bagian tengah halaman utama
  3. Pilih anggota keluarga yang ingin dicetak kartunya (jika ada lebih dari satu peserta)
  4. Tekan tombol “Kirim Email” yang tersedia di halaman kartu
  5. Tunggu notifikasi bahwa kartu digital berhasil dikirim ke email Anda
  6. Buka email dan unduh file kartu BPJS Kesehatan yang dikirimkan
  7. File berisi tampilan depan dan belakang kartu siap untuk dicetak

File yang sudah diunduh bisa langsung dibawa ke tukang fotokopi untuk dicetak. Anda bisa melaminasi hasilnya agar lebih awet, atau menggunakan jasa percetakan untuk membuat kartu dengan bahan seperti KTP yang lebih tebal dan tahan lama.

Seluruh proses bisa diselesaikan dalam hitungan menit tanpa harus keluar rumah. Praktis dan efisien, terutama bagi peserta yang tinggal jauh dari kantor BPJS.

Apakah Kartu BPJS Kesehatan Wajib Dicetak?

Sejak 2022, BPJS Kesehatan resmi menghentikan penerbitan kartu fisik sebagai bentuk dukungan terhadap program Single Identity Number. Kebijakan ini berlaku secara nasional dan bertujuan memudahkan peserta dalam mengakses layanan kesehatan.

Tidak perlu khawatir jika tidak memiliki kartu fisik. Cukup menunjukkan kartu digital di aplikasi Mobile JKN atau bahkan KTP elektronik saat berobat ke fasilitas kesehatan. Hal ini juga biasanya disampaikan di janji layanan puskesmas setempat.

Para peserta kini hanya perlu menyerahkan NIK atau KTP kepada petugas kesehatan. Selama status kepesertaan masih aktif dan iuran terbayar, akses pelayanan tetap bisa diperoleh tanpa harus menunjukkan kartu fisik.

Kebijakan ini memberikan banyak keuntungan. Peserta tidak perlu repot membawa kartu tambahan dan tidak khawatir jika kartu hilang, rusak, atau tertinggal saat hendak berobat. Semua data kepesertaan sudah terintegrasi dalam sistem dan bisa diakses petugas kesehatan melalui NIK.

Namun demikian, mencetak kartu fisik tetap bisa menjadi pilihan pribadi. Beberapa orang merasa lebih nyaman memiliki kartu cadangan, terutama saat HP bermasalah atau kehabisan daya. Keputusan untuk mencetak atau tidak sepenuhnya ada di tangan peserta sesuai kebutuhan masing-masing.