Kapan Malam Nuzulul Quran 2026? Catat Tanggal dan Amalannya di Sini

Kapan Malam Nuzulul Quran 2026? Catat Tanggal dan Amalannya di Sini
Ilustrasi.

Ramadhan selalu membawa momen-momen istimewa yang sayang untuk dilewatkan begitu saja oleh umat Islam.

Salah satu momen paling bersejarah di bulan suci ini adalah malam Nuzulul Quran, malam ketika cahaya wahyu pertama kali menyentuh bumi.

Setiap tahun, jutaan muslim di Indonesia menantikan malam ini dengan penuh kerinduan, mengisinya dengan berbagai ibadah dan amalan terbaik mereka.

Lalu, kapan malam Nuzulul Quran 2026 tiba? Berikut penjelasan lengkapnya untuk kamu.

Apa itu Malam Nuzulul Quran?

Nuzulul Quran secara bahasa berasal dari kata “Quran” yang berarti bacaan. Secara istilah, ia merujuk pada peristiwa turunnya Al-Quran dari Allah SWT kepada Rasulullah SAW.

Para ulama tafsir, termasuk Ibnu Abbas, menjelaskan bahwa proses turunnya Al-Quran berlangsung dalam dua tahapan berbeda yang keduanya memiliki keagungan tersendiri.

Tahap pertama, Allah SWT menurunkan Al-Quran secara utuh, lengkap 30 juz, dari Lauhul Mahfudz ke langit dunia yang disebut Baitul Izzah. Peristiwa ini terjadi pada malam Lailatul Qadar.

Tahap kedua, dari Baitul Izzah, Al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril secara bertahap selama kurang lebih 23 tahun.

Proses yang bertahap ini bukan tanpa hikmah. Setiap ayat turun menyesuaikan kebutuhan, kondisi, dan pertanyaan umat Islam pada masa itu, mengajarkan kesabaran sekaligus ketepatan dalam beramal.

Wahyu pertama turun saat Rasulullah SAW berusia 40 tahun, ketika beliau sedang berkhalwat di Gua Hira, Jabal Nur. Saat itulah Malaikat Jibril membacakan lima ayat pertama Surah Al-Alaq.

Ayat pertama yang turun itu mengandung perintah membaca, sebuah isyarat agung bahwa Islam adalah agama yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan sejak detik pertama wahyu diturunkan.

Kapan Malam Nuzulul Quran 2026?

Peringatan Nuzulul Quran ditetapkan setiap tanggal 17 Ramadhan dalam kalender Hijriah, merujuk pada keyakinan mayoritas ulama tentang tanggal turunnya wahyu pertama di Gua Hira.

Landasan tanggal 17 Ramadhan ini bukan sekadar tradisi turun-temurun. Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa QS. Al-Anfal ayat 41 mengisyaratkan kesamaan tanggal antara turunnya wahyu dan Perang Badar.

Perang Badar, berdasarkan kesepakatan para ahli sejarah Islam, terjadi tepat pada hari Jumat, 17 Ramadhan tahun ke-2 Hijriah, sehingga tanggal ini memiliki landasan keilmuan yang sangat kuat.

Merujuk kalender Hijriah yang disusun Kementerian Agama RI, 17 Ramadhan 1447 H bertepatan dengan Sabtu, 7 Maret 2026 dalam penanggalan Masehi.

Namun perlu diketahui, pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai sejak waktu Maghrib, bukan tengah malam seperti kalender Masehi yang biasa kita gunakan sehari-hari.

Artinya, malam Nuzulul Quran 2026 sudah dimulai sejak Jumat, 6 Maret 2026, tepat setelah waktu Maghrib tiba, dan berlangsung hingga Sabtu, 7 Maret 2026 menjelang Maghrib.

Berikut rincian jadwalnya:

  • Malam Nuzulul Quran 2026 dimulai pada Jumat, 6 Maret 2026 setelah Maghrib.
  • Hari Nuzulul Quran 2026 jatuh pada Sabtu, 7 Maret 2026 hingga waktu Maghrib tiba.

Amalan Malam Nuzulul Quran

Malam Nuzulul Quran adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan sepenuh hati.

Berikut amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada malam bersejarah ini:

1. Membaca Al-Quran

Tidak ada amalan yang lebih tepat di malam ini selain kembali kepada Al-Quran itu sendiri. Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menyebutkan bahwa pada malam Nuzulul Quran, Malaikat Jibril turun kepada Nabi SAW dan mengajarkan berbagai cara membaca Al-Quran dengan baik. Membaca Al-Quran tidak hanya mendatangkan pahala berlipat, tetapi juga memberikan ketenangan jiwa dan perlindungan dari kesesat an hidup.

2. I’tikaf di Masjid

I’tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selama beri’tikaf, perbanyaklah membaca Al-Quran, berzikir, dan bermuhasabah. Niat i’tikaf yang bisa dibaca adalah: Nawaitu an a’takifa fii hadzal masjidi lillahi ta’ala (Aku berniat i’tikaf di masjid ini karena Allah). I’tikaf di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang jauh lebih besar dibandingkan bulan-bulan lainnya.

3. Shalat Malam

Shalat malam mencakup shalat sunnah setelah Isya, witir, shalat sunnah mutlak, dan shalat Tahajud. Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap malam Allah turun ke langit dunia dan berseru, “Adakah hamba-Ku yang meminta, sehingga pasti Aku berikan?” (HR. Bukhari dan Muslim). Shalat malam adalah momen paling mustajab untuk memanjatkan doa dan hajat kepada Allah SWT.

4. Memperbanyak Doa

Malam Nuzulul Quran adalah malam yang penuh berkah untuk memanjatkan segala hajat kepada Allah SWT. Berdoa bukan sekadar meminta, melainkan bentuk pengakuan seorang hamba bahwa hanya Allah tempat bergantung satu-satunya.

Doa yang Dianjurkan Dibaca pada Malam Nuzulul Quran

Selain amalan di atas, terdapat doa khusus yang sangat dianjurkan dibaca pada malam-malam mulia di bulan Ramadhan, termasuk malam Nuzulul Quran.

Doa yang paling masyhur dan dianjurkan oleh para ulama adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah RA untuk dibaca pada malam-malam istimewa di Ramadhan.

Doa tersebut berbunyi:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau menyukai maaf, maka maafkanlah aku.” (HR. Tirmidzi, hadits hasan sahih).

Doa ini sangat singkat namun mengandung makna yang dalam, yakni pengakuan seorang hamba atas segala kesalahannya dan permohonan ampun yang tulus kepada Allah SWT.

Selain doa tersebut, perbanyaklah istighfar, shalawat kepada Nabi SAW, serta doa-doa pribadi sesuai hajat masing-masing. Tidak ada doa yang terlalu kecil atau terlalu besar bagi Allah SWT.

Malam Nuzulul Quran bukan hanya tentang seremonial atau acara pengajian semata. Ini adalah undangan untuk kembali kepada Al-Quran, menjadikannya cahaya dalam setiap langkah kehidupan.