Doa Makan Sahur dan Buka Puasa Ramadhan 2026 Lengkap dengan Arab, Latin dan Artinya

Doa Makan Sahur dan Buka Puasa Ramadhan 2026 Lengkap dengan Arab, Latin dan Artinya
Ilustrasi.

Di bulan yang suci ini, umat Islam menjalankan ibadah puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.

Berpuasa dibuka dengan rangkaian sahur dan ditutup dengan berbuka. Sahur menjadi bekal tenaga untuk menahan lapar serta haus sepanjang hari, sedangkan berbuka menjadi waktu penuh syukur setelah menahan diri selama berjam-jam.

Agar ibadah terasa lebih bermakna dan memanfaatkan amalan yang berlipat ganda di bulan suci ini, umat Muslim dianjurkan mengawali sahur dan berbuka dengan doa.

Bacaan doa ini bukan sekadar kebiasaan, melainkan bentuk penghambaan kepada Allah SWT sekaligus pengingat bahwa setiap rezeki datang dari-Nya.

Berikut rangkuman lengkap doa sahur dan buka puasa Ramadhan 2026, disertai teks Arab, latin, serta artinya.

Doa Sahur Puasa Ramadhan

Tidak ada doa khusus untuk sahur yang secara spesifik ditetapkan dengan riwayat yang kuat. Namun para ulama menganjurkan umat Islam untuk membaca doa sebelum makan seperti biasa, ditambah dengan niat puasa yang diucapkan (atau dihadirkan dalam hati) sebelum fajar tiba.

1. Niat Puasa Ramadhan

Niat adalah fondasi dari setiap ibadah. Dalam puasa Ramadhan yang bersifat wajib, niat harus sudah ada sebelum terbit fajar.

Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam Hasyiyatul Iqna’ menegaskan hal ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW: siapa yang tidak berniat sebelum fajar, maka puasanya tidak sah.

Menurut Mazhab Syafi’i, niat harus diperbarui setiap malam. Sementara Mazhab Maliki membolehkan niat satu kali untuk sebulan penuh di awal Ramadhan.

Sebagai bentuk kehati-hatian, banyak ulama menganjurkan keduanya — berniat bulanan sekaligus membiasakan niat harian.

Bacaan niat puasa Ramadhan (harian):

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Bacaan niat puasa Ramadhan (satu bulan penuh):

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini, wajib karena Allah Ta’ala.”

2. Doa Sebelum Makan Sahur

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Allahumma barik lana fima razaqtana wa qina ‘adzaban nar.

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang telah Engkau berikan kepada kami, dan lindungilah kami dari siksa neraka.”

3. Doa Setelah Makan Sahur

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Alhamdulillahil ladzi ath’amana wa saqana wa ja’alana minal muslimin.

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami termasuk dalam golongan orang-orang muslim.”

Sunnah Melaksanakan Sahur

Sahur bukan kewajiban, tetapi ia adalah sunnah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW bersabda: “Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Beberapa sunnah yang berkaitan dengan sahur antara lain:

  • Mengakhirkan waktu sahur — Sunnah Rasulullah SAW adalah bersahur mendekati waktu fajar. Dari riwayat Zaid bin Tsabit, jarak antara selesai sahur dengan azan Subuh kira-kira sepanjang waktu membaca 50 ayat Al-Qur’an.
  • Tidak meninggalkan sahur meski hanya seteguk air — Nilai sahur bukan pada banyaknya makanan, melainkan pada keberkahannya.
  • Memanfaatkan waktu sahur untuk berdoa — Waktu sepertiga malam terakhir adalah salah satu waktu paling mustajab. Sahur di penghujung malam menjadi kesempatan emas yang sayang dilewatkan begitu saja.
  • Membedakan puasa Islam dari puasa umat lain — Ini disebut sebagai salah satu hikmah sahur secara teologis.

Doa Buka Puasa Ramadhan

Saat azan Magrib berkumandang, momen berbuka menjadi salah satu waktu paling mustajab untuk memanjatkan doa.

Rasulullah SAW bersabda bahwa ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak, salah satunya adalah orang yang berpuasa ketika berbuka (HR. Tirmidzi).

Imam al-Nawawi dalam al-Adzkar menyebutkan beberapa riwayat doa berbuka. Berikut doa-doa yang paling umum diamalkan:

Doa berbuka puasa (riwayat Abu Daud dari Ibnu Umar):

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru insya Allah.

Artinya: “Telah hilang dahaga, telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala — insya Allah.”

Doa berbuka puasa (riwayat Abu Daud, versi lengkap yang umum dibaca):

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘ala rizqika afthartu, birahmatika ya arhamar rahimin.

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki serta kasih sayang-Mu aku berbuka. Wahai Dzat yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih.”

Doa berbuka puasa (riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Sunni dari Ibnu Umar):

اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي

Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”

Tidak perlu khawatir memilih yang “paling benar” dari riwayat-riwayat di atas. Semua memiliki dasar yang bisa dipertanggungjawabkan, dan yang terpenting adalah ketulusan hati saat mengucapkannya.

Sunnah Berbuka Puasa

Seperti halnya sahur, berbuka pun memiliki adab dan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW. Berikut beberapa di antaranya:

  • Menyegerakan berbuka — Ketika waktu Magrib sudah tiba, jangan ditunda. Rasulullah SAW bersabda bahwa umat Islam akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka (HR. Bukhari dan Muslim).
  • Berbuka dengan kurma — Rasulullah SAW menganjurkan berbuka dengan kurma. Jika tidak ada, cukup dengan air, karena air bersifat bersih dan menyucikan (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud).
  • Membaca doa sebelum berbuka — Waktu berbuka adalah saat yang istimewa untuk memanjatkan permohonan. Jangan sampai momen langka ini terlewat begitu saja karena terburu lapar.
  • Berdoa dengan penuh pengharapan — Saat berbuka, pintu langit terbuka lebar. Sampaikan hajat, mohon ampunan, dan curahkan apa yang ada di hati.
  • Berbagi dengan sesama — Memberi makan orang yang berbuka memiliki keutamaan tersendiri. Pahala berpuasa orang yang diberi makan akan mengalir pula kepada yang memberinya, tanpa mengurangi pahala si pemilih.