Ramadhan hanya tinggal menghitung hari. Bulan penuh berkah yang ditunggu-tunggu umat Islam setiap tahunnya ini sebentar lagi tiba.
Banyak yang mulai bertanya: kapan sebenarnya kita memulai ibadah puasa tahun ini?
Seperti tahun-tahun sebelumnya, penetapan awal Ramadhan di Indonesia kerap menimbulkan perbedaan antara berbagai organisasi Islam.
Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dan Pemerintah memiliki pendekatan masing-masing yang kadang menghasilkan tanggal berbeda. Namun perbedaan ini justru menjadi kekayaan khazanah Islam di Indonesia.
Daftar isi
Prediksi Awal Ramadhan 2026
Pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang menetapkan libur Idul Fitri 1447 H jatuh pada 21-22 Maret 2026. Dari sini, kita bisa memperkirakan kapan bulan puasa dimulai.
Muhammadiyah sudah lebih dulu mengumumkan keputusannya. Melalui Majelis Tarjih dan Tajdid, organisasi ini menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini menggunakan perhitungan astronomi (hisab hakiki) berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal.
Perhitungan astronomis menunjukkan bahwa ijtimak menjelang Ramadhan terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12.01.09 UTC.
Kriteria visibilitas hilal baru terpenuhi setelah pukul 24.00 UTC di kawasan Amerika, dengan tinggi bulan mencapai 5 derajat 23 menit 35 detik dan elongasi 8 derajat 0 menit 11 detik.
Sementara itu, Pemerintah melalui Kementerian Agama memperkirakan awal puasa jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Namun ini masih bersifat prediksi karena menunggu hasil sidang isbat yang akan memadukan perhitungan astronomi dengan pengamatan hilal langsung di berbagai titik pemantauan.
Nahdlatul Ulama belum mengeluarkan penetapan resmi. Organisasi ini menggunakan metode Hisab Imkanur Rukyah yang menggabungkan perhitungan ilmiah dengan observasi lapangan. NU akan mengumumkan keputusannya setelah melakukan pemantauan hilal pada 29 Syakban.
Berapa Hari Lagi Menuju Puasa 2026?
Dari hari ini, Jumat 6 Februari 2026, kita hanya perlu menunggu:
- 12 hari lagi jika mengikuti penetapan Muhammadiyah (18 Februari)
- 13 hari lagi jika mengikuti prediksi Pemerintah (19 Februari)
Waktu yang tersisa ini bisa dimanfaatkan untuk mempersiapkan diri secara optimal. Mulai dari membiasakan puasa sunnah Senin-Kamis atau puasa Syakban, memperbanyak tilawah Al-Quran, hingga menyelesaikan utang puasa tahun lalu.
Persiapan tak melulu soal spiritual. Mengatur ulang jadwal kerja, mempersiapkan menu sahur dan berbuka, serta menata kembali rutinitas harian juga penting agar Ramadhan berjalan lancar dan berkah.
Jadwal Sidang Isbat 1 Ramadhan 2026
Sidang isbat untuk menetapkan awal Ramadhan 1447 H dijadwalkan pada Selasa, 17 Februari 2026, bertepatan dengan 29 Syakban 1447 H. Sidang akan dimulai pukul 16.00 WIB di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.
Menteri Agama Nasaruddin Umar akan memimpin langsung sidang ini. Hadir pula Wakil Menteri Agama, pimpinan Komisi VIII DPR RI, Ketua MUI, tim hisab rukyat, perwakilan organisasi Islam, dan duta besar negara sahabat.
Sidang akan melibatkan tiga tahapan penting:
- Pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi
- Verifikasi hasil pengamatan hilal dari 37 titik pemantauan di seluruh Indonesia
- Musyawarah dan pengambilan keputusan yang akan diumumkan kepada publik
Pemerintah menggunakan pendekatan integrasi antara hisab dan rukyatul hilal sesuai kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
Metode ini bertujuan merangkul berbagai pendekatan yang berkembang di masyarakat sekaligus menjaga persatuan umat.
Kalender Ramadhan 1447 H Muhammadiyah
Bagi yang ingin mengikuti kalender Muhammadiyah, berikut jadwal lengkap Ramadhan 1447 H:
- 1 Ramadhan: Rabu, 18 Februari 2026
- 2 Ramadhan: Kamis, 19 Februari 2026
- 3 Ramadhan: Jumat, 20 Februari 2026
- 4 Ramadhan: Sabtu, 21 Februari 2026
- 5 Ramadhan: Minggu, 22 Februari 2026
- 6 Ramadhan: Senin, 23 Februari 2026
- 7 Ramadhan: Selasa, 24 Februari 2026
- 8 Ramadhan: Rabu, 25 Februari 2026
- 9 Ramadhan: Kamis, 26 Februari 2026
- 10 Ramadhan: Jumat, 27 Februari 2026
- 11 Ramadhan: Sabtu, 28 Februari 2026
- 12 Ramadhan: Minggu, 1 Maret 2026
- 13 Ramadhan: Senin, 2 Maret 2026
- 14 Ramadhan: Selasa, 3 Maret 2026
- 15 Ramadhan: Rabu, 4 Maret 2026
- 16 Ramadhan: Kamis, 5 Maret 2026
- 17 Ramadhan: Jumat, 6 Maret 2026
- 18 Ramadhan: Sabtu, 7 Maret 2026
- 19 Ramadhan: Minggu, 8 Maret 2026
- 20 Ramadhan: Senin, 9 Maret 2026
- 21 Ramadhan: Selasa, 10 Maret 2026
- 22 Ramadhan: Rabu, 11 Maret 2026
- 23 Ramadhan: Kamis, 12 Maret 2026
- 24 Ramadhan: Jumat, 13 Maret 2026
- 25 Ramadhan: Sabtu, 14 Maret 2026
- 26 Ramadhan: Minggu, 15 Maret 2026
- 27 Ramadhan: Senin, 16 Maret 2026
- 28 Ramadhan: Selasa, 17 Maret 2026
- 29 Ramadhan: Rabu, 18 Maret 2026
- 30 Ramadhan: Kamis, 19 Maret 2026
- 1 Syawal: Jumat, 20 Maret 2026
Cara Instal Widget Countdown Ramadhan 2026 di HP
Ingin memantau hitung mundur menuju Ramadhan langsung dari layar utama ponsel? Anda bisa memasang widget khusus yang menampilkan sisa hari menuju bulan suci.
Berikut caranya:
- Buka Google Play Store atau App Store di ponsel Anda
- Ketik “Ramadhan Countdown” atau “Islamic Calendar Widget” di kolom pencarian
- Pilih aplikasi dengan rating bagus dan ulasan positif
- Tekan tombol “Install” atau “Unduh” dan tunggu proses instalasi selesai
- Buka aplikasi tersebut dan berikan izin akses yang diperlukan
- Pilih tanggal awal Ramadhan sesuai pilihan Anda (18 atau 19 Februari 2026)
- Kembali ke layar utama ponsel, tekan dan tahan area kosong
- Pilih opsi “Widget” dari menu yang muncul
- Cari widget aplikasi countdown yang sudah dipasang
- Seret widget ke posisi yang diinginkan di layar utama
Beberapa aplikasi bahkan menawarkan fitur tambahan seperti pengingat waktu sholat, jadwal imsakiyah, dan notifikasi doa harian. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Keberagaman metode penetapan awal Ramadhan sebenarnya menunjukkan betapa kayanya tradisi ilmu falak di Indonesia.
Yang terpenting bukan seragam dalam tanggal, tapi seragam dalam semangat menyambut bulan mulia ini dengan persiapan matang dan hati yang ikhlas.








