4 Cara Cek Desil Bansos Online, Bisa Lewat Google dan Aplikasi Kemensos!

4 Cara Cek Desil Bansos Online, Bisa Lewat Google dan Aplikasi Kemensos!
Cek Desil Bansos Online.

Desil atau peringkat kesejahteraan keluarga kini menjadi acuan utama berbagai program bantuan pemerintah.

Bukan hanya bansos seperti PKH dan BPNT, desil juga menentukan kelayakan seseorang menerima PBI-JK (jaminan kesehatan gratis) hingga KIP Kuliah. Semakin kecil angka desilnya, semakin besar peluang mendapat bantuan.

Sistem ini bekerja dengan membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan kondisi ekonomi, mulai dari yang paling tidak mampu hingga yang paling sejahtera.

Desil 1 adalah kelompok sangat miskin, desil 2 dan 3 masuk kategori miskin dan hampir miskin, desil 4 tergolong rentan miskin, sementara desil 5 ke atas dianggap cukup mampu.

Untuk KIP Kuliah 2026 misalnya, pemerintah menetapkan desil 1 hingga 4 sebagai prioritas penerima. Begitu pula dengan bansos reguler.

Makanya penting sekali mengetahui posisi desil keluarga, apakah sudah sesuai kondisi ekonomi yang sesungguhnya atau belum.

Nah, kabar baiknya, pengecekan desil bisa dilakukan secara mandiri tanpa harus datang ke kantor dinas. Berikut empat cara yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Cara Cek Desil Bansos Online

1. Melalui Website Resmi Cek Bansos Kemensos

Cara ini paling mudah karena tidak memerlukan instalasi aplikasi. Cukup buka browser di ponsel atau komputer, lalu ikuti langkah berikut:

  1. Akses laman cekbansos.kemensos.go.id
  2. Pilih wilayah tempat tinggal secara berurutan, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan
  3. Ketikkan nama lengkap sesuai yang tertera di KTP
  4. Masukkan kode captcha yang muncul di layar
  5. Klik tombol “Cari Data”

Jika data ditemukan, halaman akan menampilkan nama penerima, jenis bansos yang diterima, periode pencairan, dan informasi kategori desil keluarga.

Jika muncul keterangan “Tidak Terdapat Peserta/PM”, berarti nama tersebut belum tercatat sebagai penerima aktif. Coba ulangi pencarian menggunakan nama kepala keluarga.

2. Melalui Website BPS

Sebelumnya, masyarakat bisa mengecek desil langsung melalui situs dtsen.web.bps.go.id dengan cara berikut:

  1. Buka laman dtsen.web.bps.go.id lewat browser di ponsel atau komputer
  2. Masukkan NIK sesuai yang tercantum pada KTP
  3. Isi kode captcha yang ditampilkan di layar
  4. Tekan tombol “Cari”

Untuk sementara akses ini ditutup. Saat dibuka, situs hanya menampilkan pesan bahwa halaman sedang dalam pengembangan untuk layanan yang lebih baik.

Belum ada informasi resmi kapan layanan ini akan kembali aktif, sehingga untuk saat ini dapat beralih ke metode lain yang tersedia.

3. Melalui Website KIP Kuliah

Khusus bagi calon peserta KIP Kuliah, pengecekan desil juga bisa dilakukan melalui akun di portal resmi KIP Kuliah. Caranya:

  1. Buka laman kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id
  2. Login menggunakan nomor pendaftaran dan kode akses yang sudah dimiliki
  3. Setelah masuk, buka menu Ekonomi di dalam akun
  4. Informasi desil DTSEN akan tampil di bagian tersebut

Perlu diingat, mulai 2025 pemerintah menggunakan DTSEN sebagai acuan utama seleksi KIP Kuliah, bukan lagi DTKS. Desil 1 hingga 4 menjadi prioritas penerima.

Bagi yang desilnya tercatat di angka 5 hingga 10, masih ada kesempatan mengajukan penurunan desil melalui aplikasi Cek Bansos atau lewat operator SIKS-NG di desa/kelurahan setempat.

4. Melalui Aplikasi Cek Bansos Kemensos

Aplikasi ini tersedia gratis di Play Store maupun App Store. Selain mengecek desil, fitur di dalamnya juga memungkinkan pengguna mengajukan usulan bansos atau melaporkan penerima yang dinilai tidak tepat sasaran. Cara penggunaannya:

  1. Unduh Aplikasi Cek Bansos dan pastikan memasang versi terbaru
  2. Buka aplikasi, lalu pilih “Buat Akun” jika belum terdaftar
  3. Isi data diri sesuai KTP, unggah foto KTP dan swafoto bersama KTP
  4. Setelah akun aktif, login menggunakan username dan kata sandi
  5. Buka menu “Profil”
  6. Informasi desil beserta status bantuan dan data wilayah akan tampil di sana

Jika merasa belum layak menerima bansos padahal kondisi ekonomi membutuhkan, gunakan menu “Usul” untuk mengajukan permohonan. Sebaliknya, fitur “Sanggahan” tersedia untuk melaporkan penerima yang dianggap tidak sesuai.

Cara Cek Desil Bansos Offline

Bagi yang tidak memiliki akses internet atau lebih nyaman mengurus langsung, pengecekan dan pengajuan perubahan desil bisa dilakukan melalui kelurahan atau desa setempat.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Datangi kantor desa atau kelurahan sesuai domisili pada jam kerja
  2. Temui operator SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) yang bertugas mengelola data penerima bantuan sosial tingkat desa atau kelurahan
  3. Sampaikan maksud kedatangan, yaitu ingin mengetahui atau memperbarui data desil keluarga
  4. Siapkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga sebagai dokumen pendukung
  5. Isi formulir pengajuan yang disediakan petugas secara lengkap dan jujur
  6. Tunggu verifikasi lapangan oleh petugas pendamping sosial

Proses perubahan data desil umumnya memakan waktu satu hingga tiga bulan, bahkan bisa lebih lama tergantung antrean di wilayah masing-masing.

Jadi bagi yang ingin mengajukan KIP Kuliah 2026 atau memastikan kelayakan bansos, lakukan pengecekan desil sesegera mungkin. Kalau data belum sesuai, ajukan pembaruan jauh-jauh hari agar hasilnya sudah keluar sebelum masa pendaftaran dibuka.