Patch Dapodik 2026.c Resmi Dirilis, Begini Cara Update Aplikasinya dengan Aman

Patch Dapodik 2026.c Resmi Dirilis, Begini Cara Update Aplikasinya dengan Aman
Dapodik 2026.c.

Kemendikdasmen telah merilis Patch Dapodik 2026.c pada Selasa, 20 Januari 2026 dengan membawa sejumlah perbaikan penting untuk sistem pendataan semester genap tahun ajaran 2025/2026.

Peluncuran versi terbaru ini terbilang cepat, mengingat versi sebelumnya baru saja dirilis beberapa waktu lalu.

Pembaruan kali ini hadir untuk menyelaraskan mekanisme pendataan sekaligus memperbaiki beberapa bug yang ditemukan pada versi sebelumnya.

Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk segera melakukan pembaruan agar proses pengumpulan data berjalan optimal.

Rilis terbaru ini tersedia dalam tiga format: installer lengkap, patch pembaruan, dan pembaruan daring melalui aplikasi. Setiap metode memiliki prosedur berbeda yang perlu diperhatikan sebelum operator sekolah melakukan instalasi.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Instal Patch Dapodik 2026.c

1. Patch Hanya Bisa Diinstal Oleh yang Telah Menginstall Dapodik 2026.b

Syarat utama menggunakan patch adalah aplikasi Dapodik versi 2026.b sudah terpasang di perangkat. Jika belum pernah memasang versi tersebut, operator harus menggunakan installer lengkap terlebih dahulu.

2. Pastikan Sudah Melakukan Sinkronisasi Data

Bagi yang memilih metode installer, sangat penting untuk memastikan data sudah tersinkronisasi pada versi 2026.b. Data yang belum disinkronkan berisiko hilang saat proses uninstall dan install ulang.

3. Bersihkan Cache Browser Terlebih Dahulu

Sebelum melakukan instalasi, hapus riwayat browsing dengan menekan Ctrl+H, pilih “Delete browsing data”, lalu pilih “All time” dan centang semua opsi kecuali password. Langkah ini mencegah terjadinya error saat membuka aplikasi versi baru.

4. Pilih Metode Sesuai Kondisi

Metode patch menjadi opsi instalasi lebih cepat bagi yang telah menginstal versi sebelumnya. Sementara metode installer memberikan aplikasi yang lebih fresh meski memerlukan waktu lebih lama dan harus melakukan registrasi ulang.

Link Unduh Patch Dapodik 2026.c

Unduhan tersedia di laman resmi https://dapo.kemendikdasmen.go.id/unduhan dengan pilihan sebagai berikut:

  • Installer Dapodik PAUD, Dikdas, Dikmen versi 2026.c – untuk jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, SLB, PKBM, SKB
  • Installer Dapodik Vokasi versi 2026.c – khusus untuk SMK
  • Patch Aplikasi Dapodik versi 2026.c – untuk semua jenjang pendidikan

Jika mengalami kesulitan mengakses laman resmi, file juga tersedia melalui link alternatif yang biasanya dibagikan melalui kanal media sosial resmi atau grup operator sekolah.

3 Cara Instal Aplikasi Dapodik 2026.c

1. Pakai Patch (Khusus bagi yang telah menginstall Dapodik 2026.b)

Metode patch menjadi opsi paling aman bagi sekolah yang sudah melakukan pendataan di versi 2026.b. Alurnya:

  1. Pastikan Dapodik 2026.b sudah terpasang
  2. Hapus cache browser menggunakan Ctrl+H
  3. Unduh file patch dari laman resmi
  4. Klik kanan file patch, pilih “Run as Administrator”
  5. Klik “More info” jika muncul peringatan, lalu “Run anyway”
  6. Ikuti wizard instalasi: Lanjut > Saya setuju > Lanjut > Pasang > Selesai
  7. Buka aplikasi dengan menekan Ctrl+F5 untuk refresh
  8. Login menggunakan akun satuan pendidikan
  9. Klik tombol “Tarik Data”
  10. Lakukan pengisian dan perbaikan data
  11. Jalankan validasi dan sinkronisasi

2. Melalui Fitur Pembaruan Daring

Bagi pengguna dengan koneksi internet stabil, pembaruan bisa dilakukan langsung dari aplikasi. Caranya:

  1. Pastikan perangkat terhubung internet
  2. Buka aplikasi Dapodik versi 2026.b
  3. Login dengan akun satuan pendidikan
  4. Masuk ke menu Pengaturan
  5. Klik “Cek Pembaruan”
  6. Tunggu proses download dan instalasi selesai
  7. Tekan Ctrl+F5 untuk memastikan versi sudah berubah menjadi 2026.c
  8. Pastikan tampilan beranda menunjukkan versi terbaru

3. Menggunakan Installer Lengkap

Metode ini disarankan bagi satuan pendidikan yang belum pernah menginstal Dapodik 2026.b atau belum melakukan pendataan sama sekali.

Namun perlu diperhatikan, installer berisiko menghapus data apabila sebelumnya sudah melakukan input tetapi belum sinkronisasi.

Langkah singkatnya:

  1. Pastikan data versi 2026.b sudah disinkronkan (jika sudah pernah install)
  2. Hapus cache browser
  3. Uninstall Dapodik 2026.b melalui Settings > Apps > Add or Remove Programs
  4. Restart laptop setelah uninstall
  5. Unduh installer sesuai jenjang (Dikdasmen atau Vokasi)
  6. Klik kanan file installer, pilih “Run as Administrator”
  7. Ikuti wizard instalasi hingga selesai
  8. Refresh browser dengan Ctrl+F5
  9. Lakukan registrasi (pilih metode daring atau luring)
  10. Login menggunakan akun satuan pendidikan
  11. Pilih semester genap 2025/2026
  12. Pastikan versi 2026.c tertera di beranda
  13. Mulai input data sesuai kondisi riil
  14. Lakukan validasi dan sinkronisasi

Daftar Pembaruan di Aplikasi Dapodik 2026.c

Versi terbaru ini menghadirkan tiga poin perbaikan utama yang perlu diketahui operator sekolah. Diantaranya:

1. Pengaktifan Fitur Lanjutkan Semester

Rombongan belajar wali, kegiatan ekstrakurikuler, dan mata pelajaran pilihan kini bisa dilanjutkan ke semester berikutnya tanpa harus membuat manual. Fitur ini sangat membantu menghemat waktu operator dalam menyiapkan data semester genap.

2. Perbaikan Bug Penyimpanan Pembelajaran

Mengatasi masalah pembelajaran yang tidak tersimpan atau terduplikasi saat operator melakukan input data. Bug ini sering menyebabkan kebingungan karena data yang sudah diinput hilang atau muncul ganda.

3. Perubahan Validasi NIP dan TMT ASN

Validasi untuk Nomor Induk Pegawai dan Terhitung Mulai Tanggal ASN yang sebelumnya berstatus invalid kini diubah menjadi warning. Perubahan ini khususnya membantu operator yang menangani data guru P3K atau tenaga honorer yang belum memiliki NIP lengkap.

Seluruh satuan pendidikan diharapkan segera melakukan pembaruan untuk mendukung kelancaran program prioritas pemerintah dan memastikan data yang dikirimkan akurat serta valid.

Untuk informasi terkini seputar Dapodik, operator dapat mengikuti kanal Instagram resmi Kemendikdasmen atau bergabung dalam grup diskusi operator sekolah.