Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kembali membawa sejumlah pembaruan penting melalui rilis Aplikasi Dapodik versi 2026.b.
Salah satu perubahan yang bakal langsung disadari oleh operator dapodik sekolah adalah mekanisme baru penginputan data kelistrikan dan internet.
Jika sebelumnya dua komponen ini tercampur di menu periodik, kini keduanya dipisahkan secara khusus agar data yang dicatat lebih rinci, aktual, dan sesuai kondisi nyata di satuan pendidikan.
Perubahan ini bukan tanpa alasan. Data listrik dan internet menjadi bagian penting dalam pemetaan kesiapan sarana pendukung pendidikan, termasuk untuk kegiatan pembelajaran, administrasi, hingga pelaksanaan asesmen berbasis komputer.
Karena itu, pada Dapodik 2026.b, pengisian data listrik dan internet bersifat wajib dan dapat mencatat lebih dari satu sumber yang digunakan sekolah.
Agar tidak terjadi kesalahan input yang berujung status data tidak valid, operator sekolah perlu memahami alur login serta langkah-langkah pengisian data internet dan listrik dengan benar.
Cara Login ke Aplikasi Dapodik 2026.b
Sebelum melakukan pengisian data, operator sekolah perlu mengakses aplikasi terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh file installer dari laman resmi Dapodik
- Lakukan instalasi aplikasi pada perangkat komputer
- Setelah instalasi selesai, lakukan penyegaran peramban menggunakan kombinasi tombol Ctrl+F5
- Pilih metode registrasi offline atau online sesuai kondisi jaringan
- Untuk registrasi offline, unduh file prefill terlebih dahulu
- Masukkan kode registrasi, alamat email, dan kata sandi yang telah disiapkan
- Tunggu hingga proses registrasi selesai
- Login menggunakan kredensial yang sudah terdaftar
- Pastikan versi aplikasi yang muncul adalah 2026.b sebelum memulai pengisian data
Cara Isi Data Internet di Dapodik 2026.b
Pengisian data konektivitas internet kini lebih detail dan terstruktur. Satuan pendidikan bahkan dapat menginput beberapa layanan sekaligus jika memiliki lebih dari satu sumber akses.
Berikut panduan lengkapnya:
- Buka menu Sekolah, lalu pilih tab Internet
- Klik tombol Tambah untuk membuat entri baru
- Tentukan jenis layanan yang digunakan – Fiber Optik untuk koneksi kabel berkecepatan tinggi, Wireless untuk jaringan nirkabel, VSAT untuk satelit, atau Seluler untuk jaringan operator seluler
- Pilih jenis koneksi sesuai karakteristik – Dedicated jika bandwidth eksklusif untuk sekolah, Shared jika berbagi dengan pengguna lain, atau Broadband untuk koneksi seluler
- Isi nama penyedia layanan seperti Indihome, Biznet, Telkomsel, atau operator lain yang digunakan
- Masukkan kapasitas bandwidth dalam satuan Mbps sesuai paket berlangganan
- Lakukan uji kecepatan menggunakan fitur Internet Speed Test bawaan aplikasi atau platform eksternal seperti speedtest.net
- Sistem akan otomatis mengisi bandwidth upload, download, dan latency jika menggunakan fitur bawaan
- Untuk pengujian manual, isi ketiga kolom tersebut sesuai hasil tes
- Pastikan kursor tidak berada di area input sebelum menekan tombol Simpan
- Ulangi proses jika sekolah memiliki sumber internet tambahan
Penting untuk melakukan pengujian kecepatan di lokasi sekolah saat jam operasional agar data lebih representatif. Lakukan beberapa kali pengujian sebagai pembanding karena hasil dapat dipengaruhi kondisi jaringan saat pengukuran.
Bagi sekolah tanpa akses WiFi atau internet kabel, tetap wajib mengisi data menggunakan koneksi tethering dari ponsel. Pilih jenis layanan Seluler, jenis koneksi Broadband, kemudian isi nama operator yang digunakan.
Aktifkan hotspot pada ponsel, sambungkan laptop ke jaringan tersebut, lalu lakukan pengujian kecepatan untuk melengkapi data bandwidth dan latency.
Cara Isi Data Listrik di Dapodik 2026.b
Mekanisme pendataan kelistrikan mengalami transformasi dengan memperbolehkan pencatatan multi-sumber. Langkah pengisiannya sebagai berikut:
- Akses menu Sekolah, kemudian pilih tab Listrik
- Tekan tombol Tambah untuk entri baru
- Pilih sumber listrik dari opsi yang tersedia – PLN untuk jaringan negara, Diesel untuk genset, Tenaga Surya untuk panel surya, Biogas untuk instalasi biogas, Menumpang jika menggunakan listrik pihak lain, atau Tidak Ada jika belum tersedia
- Isi daya terpasang dalam satuan VA sesuai referensi PLN (untuk genset diesel, konversi kapasitas kVA ke VA)
- Tentukan kondisi aliran – Kontinu untuk aliran stabil 24 jam, Pemadaman setiap malam, Pemadaman setiap hari, Sesekali menyala dalam seminggu, atau Tidak mengalir
- Masukkan ID Pelanggan PLN minimal 11 digit sesuai meteran atau tagihan
- Isi nomor meter yang tertera pada alat pengukur listrik
- Pilih jenis meter Prabayar untuk sistem token atau Pascabayar untuk tagihan bulanan
- Tentukan status sambungan – Mandiri untuk instalasi khusus sekolah atau Menumpang jika berbagi dengan pihak lain
- Tandai apakah sumber ini menjadi listrik utama untuk operasional sekolah
- Klik Simpan untuk menyimpan data
Listrik utama didefinisikan sebagai sumber yang paling sering digunakan dan menjadi penopang kegiatan belajar mengajar, administrasi, serta pengoperasian perangkat teknologi. Jika sekolah memiliki PLN dan genset, tetapkan PLN sebagai utama dan genset sebagai cadangan.
Pembaruan Dapodik 2026.b ini mencerminkan komitmen pemerintah terhadap akurasi data pendidikan. Operator sekolah diharapkan mengisi setiap kolom sesuai kondisi riil di lapangan agar informasi yang terkumpul dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.








