Sejumlah peserta Pendidikan Profesi Guru tahap awal sudah mulai menerima penerbitan Nomor Registrasi Guru mereka.
NRG menjadi syarat wajib bagi guru profesional untuk bisa menerima tunjangan profesi setelah dinyatakan lulus Uji Kompetensi. Untuk memastikan NRG telah terbit dan tercatat dalam sistem, guru dapat melakukan pengecekan online melalui portal Info GTK.
Sayangnya, tidak sedikit guru yang masih mengalami kesulitan saat mencoba mengakses situs resmi tersebut. Kebingungan ini wajar terjadi mengingat platform telah berganti alamat domain, sementara banyak yang masih terbiasa membuka tautan lama.
Daftar isi
Apa itu NRG?
Nomor Registrasi Guru adalah identitas resmi yang diterbitkan pemerintah sebagai pengakuan terhadap status profesional seorang guru. Nomor ini diberikan setelah guru menyelesaikan program PPG dan menerima Sertifikat Pendidik.
NRG terdiri dari 12 digit angka dengan dua digit awal menunjukkan tahun kelulusan sertifikasi. Misalnya, lulusan tahun 2025 akan memiliki NRG yang diawali angka “25”.
Kepemilikan nomor ini sangat krusial karena tanpa NRG yang valid, pencairan Tunjangan Profesi Guru tidak akan bisa diproses meskipun Sertifikat Pendidik sudah diterima.
Berdasarkan ketentuan Permendikbudristek, NRG menjadi salah satu persyaratan utama untuk mendapatkan tunjangan profesi sebagai bentuk penghargaan atas profesionalitas guru.
Dimana Guru Bisa Melihat NRG?
NRG dapat dilihat melalui portal Info GTK yang merupakan pusat informasi resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Platform ini menampilkan data kelulusan sertifikasi, jam mengajar, validasi SKTP, hingga identitas profesional guru.
Namun tak sedikit guru yang kesulitan mengakses laman Info GTK karena kebanyakan masih mencoba membuka alamat domain lama yaitu info.gtk.kemdikbud.go.id. Domain lama tersebut tidak melakukan redirect otomatis ke domain baru sehingga guru kesulitan mengakses sistem.
Alamat resmi yang berlaku saat ini adalah info.gtk.kemendikdasmen.go.id. Perubahan ini merupakan bagian dari pembaruan sistem yang dilakukan Kemendikdasmen.
Pengguna harus secara manual mengetikkan alamat baru karena sistem tidak mengarahkan secara otomatis dari tautan lama ke halaman login yang baru.
Berapa Lama NRG Terbit?
Berdasarkan pola penerbitan tahun-tahun sebelumnya, NRG untuk lulusan PPG 2025 diperkirakan terbit pada Maret 2026. Pola ini cukup konsisten—lulusan tahun 2024 menerima NRG mereka pada Maret 2025.
Penerbitan NRG bukan sekadar formalitas administratif. Nomor ini menjadi pengakuan negara terhadap status guru profesional yang telah memenuhi standar kompetensi.
Persyaratan utama agar NRG dapat terbit mencakup kepemilikan NUPTK yang aktif dan data lengkap dalam sistem Dapodik. Guru yang belum memiliki NUPTK perlu segera mengurusnya melalui operator sekolah karena ini menjadi prasyarat mutlak.
Bagi peserta PPG tahap 1 yang lulus pada akhir 2025, jadwal Maret 2026 menjadi target penerbitan NRG. Sementara untuk tahap 2, 3, dan 4, penerbitan akan menyusul setelah semua data tersinkronisasi dengan baik ke sistem pusat.
Cara Cek NRG di Info GTK
Untuk mengakses Info GTK dan melihat status NRG, ikuti langkah-langkah berikut:
- Buka browser dan ketik “info gtk” di mesin pencari atau langsung akses https://info.gtk.kemendikdasmen.go.id/
- Masukkan username berupa alamat email yang terdaftar dalam sistem. Pastikan email tersebut masih aktif dan Anda masih mengingat passwordnya.
- Isi kode captcha yang muncul. Perhatikan baik-baik huruf dan angka pada captcha. Jika sulit terbaca, klik ikon refresh untuk mendapatkan captcha baru.
- Klik tombol “Masuk”. Sistem akan memproses data login Anda. Proses ini bisa memakan waktu beberapa saat tergantung traffic server.
- Masukkan kode OTP dari Google Authenticator. Buka aplikasi Google Authenticator di ponsel, tunggu hingga kode berganti (sekitar 30 detik), lalu masukkan 6 digit angka yang muncul.
- Klik “Konfirmasi” untuk melanjutkan login. Setelah berhasil masuk, halaman dashboard akan menampilkan profil lengkap Anda.
Data NRG terletak di bagian bawah data profil, tepat setelah informasi mata pelajaran dan bidang tugas PPG. Untuk informasi lebih detail, scroll ke bawah hingga menemukan bagian “Data Kelulusan Sertifikasi” yang mencantumkan NRG lengkap beserta detail sertifikat pendidik seperti bidang studi dan tanggal kelulusan.
Jika kolom NRG masih kosong, hal itu wajar terjadi karena sistem masih dalam proses validasi. Guru cukup memantau secara berkala tanpa perlu panik atau menghubungi operator berulang kali.
Tips tambahan: saat mengalami kesulitan login, coba buka beberapa tab browser sekaligus dengan alamat yang sama. Teknik ini membantu mengatasi masalah loading yang lambat. Pilih tab yang berhasil memuat halaman dengan lengkap, tutup yang lainnya.
Alur Penerbitan NRG
Proses penerbitan NRG berlangsung secara otomatis melalui sistem Direktorat Jenderal GTK, namun bergantung pada kelengkapan data di setiap tahapan:
Tahap 1: Lulus PPG dan Menerima Sertifikat Pendidik
Peserta yang dinyatakan lulus UKPPG akan menerima Sertifikat Pendidik dari perguruan tinggi penyelenggara PPG. Sertifikat ini menjadi dokumen dasar untuk penerbitan NRG.
Tahap 2: Input Data Sertifikat ke Dapodik
Operator sekolah memasukkan data sertifikat ke aplikasi Dapodik. Informasi yang diinput harus akurat: nomor sertifikat, tanggal terbit, dan bidang studi. Kesalahan kecil pada tahap ini bisa menghambat proses selanjutnya.
Tahap 3: Sinkronisasi Dapodik
Setelah input selesai, operator melakukan sinkronisasi untuk mengirim data ke server pusat. Sinkronisasi wajib dilakukan agar data tercatat dalam sistem nasional.
Tahap 4: Verifikasi dan Validasi Otomatis
Sistem pusat melakukan pengecekan kesesuaian data antara Dapodik, SIM PKB, dan database kelulusan PPG. Proses ini memastikan tidak ada duplikasi atau kesalahan data.
Tahap 5: NRG Terbit dan Muncul di Info GTK
Jika seluruh data valid dan sinkron, sistem akan menerbitkan NRG secara otomatis. Guru dapat mengeceknya melalui portal Info GTK sesuai panduan di atas.
Tahap 6: Input Ulang NRG ke Dapodik
Setelah NRG muncul di Info GTK, operator sekolah perlu memasukkan nomor tersebut kembali ke Dapodik, lalu melakukan sinkronisasi final agar data terkunci sebagai penerima tunjangan profesi.
Cara Cetak Kartu NRG
Meski bukan kewajiban, sejumlah guru memilih mencetak kartu NRG dalam bentuk fisik agar memudahkan ketika ada keperluan verifikasi atau administrasi di instansi terkait.
Berikut data yang perlu disiapkan sebelum mencetak:
- Foto ukuran 3×4 cm dalam format PNG/JPG/JPEG dengan ukuran file maksimal 250KB
- NUPTK (16 digit)
- NRG (12 digit)
- Nomor Peserta Sertifikasi
- Nomor Sertifikat Pendidik
- Nama Lengkap
- Tahun Sertifikasi
- Bidang Sertifikasi
Setelah semua data terkumpul, guru dapat menggunakan aplikasi cetak kartu NRG yang tersedia online https://kartu.opsbukal.com/nuptk.
Masukkan seluruh informasi ke dalam form yang disediakan, periksa live preview untuk memastikan data sudah benar, lalu klik tombol cetak.
File akan tersimpan dalam format PDF yang siap dibawa ke percetakan untuk dicetak dalam ukuran kartu seperti KTP.
Mulai 2026, mekanisme pencairan tunjangan berubah dari sistem triwulanan menjadi bulanan. Dana akan ditransfer langsung dari pusat ke rekening guru tanpa melalui pemerintah daerah. Namun, NRG yang valid tetap menjadi syarat mutlak untuk menerima tunjangan ini.








