Imlek Tiba, Begini Cara Meminta Angpao dalam Bahasa Mandarin yang Sopan

Imlek Tiba, Begini Cara Meminta Angpao dalam Bahasa Mandarin yang Sopan
Ilustrasi.

Setiap kali Tahun Baru Imlek tiba, satu hal yang paling ditunggu oleh anak-anak dan anggota keluarga muda adalah angpao.

Amplop merah kecil itu bukan sekadar wadah uang, melainkan simbol doa, harapan, dan berkah yang diberikan dengan sepenuh hati.

Dalam tradisi Tionghoa, angpao atau yang dikenal sebagai hongbao dalam bahasa Mandarin, mengandung makna spiritual yang jauh lebih dalam daripada nilai nominalnya.

Namun angpao bukan sesuatu yang diminta, melainkan sesuatu yang diberikan. Orang yang lebih tua atau sudah menikah memberikannya kepada yang lebih muda atau belum menikah sebagai bentuk kasih sayang dan doa baik.

Namun begitu, ada cara-cara yang dianggap sopan dan sesuai budaya jika seseorang ingin mengisyaratkan harapan menerima angpao tanpa melanggar etika tradisi. Berikut ini ulasannya.

Ucapan Meminta Angpao Ketika Imlek

1. Cara Meminta Angpao dalam Bahasa Mandarin

Kalimat paling populer yang digunakan untuk mengisyaratkan permintaan angpao secara ringan sekaligus tetap sopan dalam bahasa Mandarin adalah:

“Gōng xǐ fā cái, hóng bāo ná lái” (恭喜发财,红包拿来) Artinya: “Semoga makmur dan sejahtera, tolong berikan angpaonya.”

Kalimat ini sudah sangat umum dan diterima sebagai ungkapan khas Imlek yang menyenangkan. Namun penting diingat, kalimat ini tetap harus diucapkan dengan senyum, nada ringan, dan diawali dengan suasana yang hangat, bukan dengan nada menuntut.

Selain itu, ada beberapa ucapan Mandarin yang sebaiknya disampaikan lebih dulu sebelum mengisyaratkan permintaan angpao:

  • “Gōng xǐ fā cái” (恭喜发财) — Semoga makmur dan sejahtera.
  • “Xīn nián kuài lè” (新年快乐) — Selamat Tahun Baru.
  • “Zhù nǐ shēn tǐ jiàn kāng” (祝你身体健康) — Semoga sehat selalu.

Ucapan-ucapan ini bukan hanya basa-basi. Dalam budaya Tionghoa, mendoakan orang lain sebelum mengharapkan sesuatu adalah bentuk penghormatan yang sangat dihargai.

2. Cara Meminta Angpao yang Sopan

Ada tata cara yang sebaiknya diikuti agar permintaan angpao tidak terkesan tidak sopan atau mengabaikan nilai tradisi yang ada:

  1. Awali dengan ucapan selamat. Jangan langsung menyebut angpao. Datangi orang yang lebih tua, ucapkan salam, sampaikan doa baik untuknya, dan baru kemudian secara halus isyaratkan harapan menerima angpao.
  2. Gunakan gestur yang menghormati. Sedikit membungkuk atau mengangguk saat menyapa orang yang lebih tua adalah cara sederhana namun bermakna untuk menunjukkan rasa hormat dalam tradisi Tionghoa.
  3. Gunakan nada yang ramah dan riang. Saat mengucapkan kalimat seperti “Gōng xǐ fā cái, hóng bāo ná lái”, sampaikan dengan wajah gembira dan suara yang hangat, bukan memaksa.
  4. Terima angpao dengan kedua tangan. Ketika angpao diberikan, terimalah menggunakan kedua tangan. Ini adalah gestur penghargaan yang sangat penting dalam tradisi Tionghoa.
  5. Ucapkan terima kasih setelah menerima. Cukup dengan “Xiè xiè” (谢谢) yang artinya terima kasih, atau tambahkan doa balasan seperti “Zhù nǐ nián nián yǒu yú” (祝你年年有余) yang berarti semoga rezeki terus berlimpah setiap tahunnya.
  6. Jangan buka amplop di depan pemberi. Membuka angpao langsung di hadapan orang yang memberikannya dianggap kurang sopan karena kesan yang muncul seolah-olah penerima hanya menghargai isinya, bukan ketulusannya.
  7. Jangan memaksa jika tidak diberi. Jika seseorang tidak memberikan angpao, terima dengan lapang dada. Meminta berulang kali atau mempermasalahkannya justru akan merusak suasana dan makna perayaan itu sendiri.

3. Pantun Meminta Angpao yang Lucu

Selain menggunakan kalimat dalam bahasa Mandarin, ada cara lain yang lebih ringan dan mengundang tawa untuk mengisyaratkan permintaan angpao, yaitu melalui pantun.

Pantun-pantun ini populer di kalangan anak-anak dan remaja karena nadanya yang jenaka namun tetap tidak menyinggung:

Makan kue keranjang di hari Imlek, Satu gigitan rasanya manis. Kalau angpao belum juga keluar, Berarti rezekinya masih dikunci.

Barongsai menari di halaman rumah, Kembang api meledak di langit malam. Gong Xi Fa Cai sudah terucap, Masa angpaonya belum juga datang?

Jeruk mandarin tersusun rapi, Warna merah hiasi tiap sudut ruangan. Ucapan selamat sudah kami beri, Angpao merah tinggal menunggu giliran.

Pantun-pantun semacam ini paling tepat diucapkan dalam suasana keluarga yang santai dan penuh tawa. Jangan gunakan dalam situasi formal karena bisa terkesan kurang menghargai.

Imlek pada akhirnya adalah tentang kebersamaan, bukan tentang berapa lembar uang yang ada di dalam amplop merah. Ketika seseorang memberikan angpao, ia sedang menitipkan doa dan harapan baik.

Maka, cara terbaik meminta angpao adalah dengan terlebih dahulu memberikan sesuatu yang lebih berharga, yakni ucapan tulus, senyum hangat, dan rasa hormat yang nyata.